Sabtu_3 Januari 2015_Waktu Isya’
Semua akan diulang kembali, iya aku rindu sekali untuk menuliskan segala
yang ada dalam benak dan sanubari. Hari ketiga di bulan Januari, tahun 2015.
Aku menutup lembaran tahunku yang dulu, 2014. Tapi, tetap membingkai indah
semua kisah yang aku alami. Aku tak bosan dengan bahasa melankolisku ini,
karena inilah aku. I am in my zone. Tanpa berpikir panjang aku telah membuka
lembaran baru dalam halaman awal tulisan ini sebagai penanda antusiasku
menyambut 2015 tepat 12 Robiulawal di tahun Hijriah. Aku rindu mengetikkan
semua yang aku rasakan dan alami. Semuanya. Aku aku dan aku begitu ingin
menuliskan, tapi terus dengan kesibukkan yang tak menyempatkan menulis.
Kali ini 19.48 Wib sekitar 2 menit yang lalu aku memulai huruf per huruf
ini. Sebelumnya aku telah melakukan sebuah langkah mem-pdfkan tulisanku
“feelings” di tahun 2013-2014 (25 halaman). Mungkin sedikit, tapi itulah aku
dan kehidupanku di tahun itu secara garis besar. Tulisan dengan font calibri
ukuran 11. Sebuah gambaran kumpulan kata-kata dan isi hati. Lagi-lagi aku tak
akan pernah lepas menggabungkan 2 kata, perasaan dan logika. Itulah aku dengan
plegmatisku. Setelah sempat merehatkan sejenak menulis bebas, kali ini aku
ingin menyempatkan waktu dengan dunia “writting”.
Aku menikmatinya dan senantiasa mensyukurinya. Aku tak tahu siapa yang akan
membaca semua ini kecuali aku sendiri. Tapi, aku lega bisa menuntaskannya
hingga di titik yang aku nyatakan cerita yang aku bagikan usai.
Sempat larut dengan studi pustaka dan lanjut dengan proposal penelitian.
Aku begitu menikmatinya. Tapi, batinku merontak untuk membangkitkan emosi dalam
tulisan bebas ini. Sesukaku, semauku dan up
to me. Inilah tulisanku kali ini. Setelah lama tidak mengasah gayaku
bercerita dalam deretan huruf, aku ingin mengasahnya kembali. Mungkin semua ide
bertumpuk jadi satu dalam pikiran. Entah tentang apa dan mengapa menuliskannya.
Yang jelas, terimakasih Ya Rab untuk kesempatan ini. Dapat menghirup udara
segar ini. Alhamdulillah. Semoga kehidupan ini akan memberikan banyak makna
untuk siapapun itu yang senantiasa bersama Rab Nya. Ampunilah hamba. Amin. Malam ini, proposal skripsiku akan aku bongkar
kembali menjadi sebuah kisah yang akan aku buktikan dalam realita. Sebuah
penelitian yang akan aku perjuangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar