Jumat, 18 April 2014

Ceritaku II



Jum’at, 04 Apr. 14_ 14.09

Hari ini sedang ingin merangkai makna sebuah kata sayang, suka, dan cinta. Tapi, jujur dari relung hati terdalam aku sedang berusaha membulatkan menekadkan sendiri perasaanku mengenai perasaan suka, cinta, itu menjadi sebuah sayang. Aku merasa memiliki kekuatan emosional dan keterikatan yang kuat dengannya. Ketika orang terkasih, ayah beliau dipanggil Allah SWT, tepat seminggu yang lalu, perasaanku juga sungguh tak karuan. Hari sebelumnya, aku merasakan hal yang tidak enak. Aku pernah membaca sebuah status mengenai rasa cinta atau suka kepada seseorang yang selalu berusaha menghubung-hubungkan setiap peristiwa yang dialami dengan si-dia.

Sungguh, kekuataan emosional dan keterikatan ini datang secara mengalir. Aliran rasa ini aku yakini sebagai anugerah jiwa yang begitu mengagumkan. Sebuah ungkapan hati yang sungguh tak tahu datang darimana dan berujung kemana. Ya, itulah dalamnya rasa. Aku pun tersentak ketika kata hatiku berusaha menggumamkan namanya, namanya, aku bisa merasakan kesedihannya. Entah, bagaimana ini terjadi. Wallahu alam...

Jodoh pasti bertemu. Sebuah kalimat dalam lirik lagu yang sungguh telah digaris bawahi bahwa Allah pasti mempertemukan manusia yang diciptakan di bumi ini dengan jodohnya. Karena qada’ Allah ini telah diatur dari lauhul mahfudz. Bismillahiroohmanirrohim, semoga di usia yang tengah berada pada permulaan dewasa ini lebih dimantapkan hati hamba oleh Allah untuk melangkah dan mengambil keputusan, bisa menyirami anugerah jiwa yang tengah berusaha dicari ruangnya untuk dibulatkan utuh, memupuknya dengan iman dan islam, dan mengendalikan hati sendiri ketika binar kerinduan tak terbendung. Ya Allah kuatkanlah hamba untuk dapat menjaga diri, hati, iman, dan islam hamba hingga di penghujung hayat hamba ya Rab. Aminnn, berdoa dan berharap dapat dipertemukan dengan seorang laki-laki sholeh yang mencintai hamba karena Allah dan hamba mencintainya karena Allah pula, amiiiin...:D

Entah dia atau laki-laki sholeh lainnya yang dikirimkan Allah untuk menjadi imam hamba, semoga itulah yang terbaik dari Allah untuk seorang hawa yang yang berusaha membulatkan serta menegakkan perasaannya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar