Jumat, 22 November 2013

Menulislah Seperti Berkomunikasi Verbal

          Kamu penyuka tulisan? Suka baca? Belum lengkap dong, kalau cuma jadi pembaca. Ayo, kita mulai dengan menulis. Menulis apapun, mari kita tuangkan segala apa yang ada di benak dalam tulisan. Menyenangkan. Seperti penuturan Bapak Pramoedya Ananta Toer, menulislah agar engkau tak hilang dari bumi.
        Menulis itu indah. Menulislah seperti berkomunikasi secara verbal. Untuk menulis yang bagus dan menghasilkan karya yang menakjubkan dan spektakuler, maka harus dimulai dengan banyak membaca. Aktivitas ini dapat dijadikan hobi, hiburan, tempat curhat, mudah dan menyenangkan.
Menulis itu terbagi menjadi 2, yakni menulis bebas dan menulis gaya jurnalistik. Pengertian menulis bebas adalah menulis sesuatu berdasarkan apa yang kita pikirkan. Tema tulisannya adalah seputar pengalaman, kejadian sehari-hari, imajinatif. Sebenarnya tulisan itu ada fiksi dan non fiksi. Tulisan non fiksi akan mengajak para pembacanya untuk masuk dalam imajinasi penulis. Jika bingung menulis, tulislah apa yang kita baca, seperti yang saya tuliskan. Ini berawal dari pengalaman hari ini mendengarkan dan menyimak pelatihan penulisan oleh Ibu Firdaniaty. 
Lalu, kira-kira apa yang bisa kita tulis? (Stephen King –on writting)
-Tulislah apa yang kau ketahui, apa saja, sepanjang kau jujur
-Tulislah apa yang kau sukai, tambahkan aspek kehidupan, sehingga menjadi karya unik yang dikemas dengan pengetahuan pribadi
-Orang suka membaca tulisan yang hubungannya dengan pekerjaan, ex : profesi
Lalu bagaimana ya cara melatih menulis bebas? (Peter Elbow)
-Cara paling efektifnya adalah dengan menulis bebas secara berkala. Paling tidak 3 kali seminggu, lebih baik setiap hari 
-Latihan seperti ini disebut dengan “menulis otomatis” atau “mengoceh”. Menulislah selama 10 menit, 15 menit, 20 menit…sekian menit, dan jangan berhenti demi apapun.
-Menulis dengan cepat, lupakan membaca ulang, mencoret, mengeja tulisan sebelumnya, mengalirlah dalam menulis, tuangkan segala ide dalam pikiran lebih dulu, mengalir semua yang terlintas. Ini adalah step dasar sebelum menjadi seorang penulis “advance”
-Paling mudah adalah tuliskan apa yang ada dalam pikiran, berlatihlah awal dengan menulis 10 menit dulu, intinya JANGAN BERHENTI MENULIS. Semangat  :-)
Tulisan yang sederhanapun, dapat dinikmati pembaca asalkan ditulis dengan mengalir. Tulisan yang mengalir dengan bertutur akan menyentuh hati. Lalu bagaimana cara memunculkan ide kreatif ? Ingat :
-Ide itu datang kapanpun dan dimanapun
-Sebenarnya ide itu sudah ada, tinggal tangkap dan temukan
-Ide bisa sama, tapi gunakan pendekatan berbeda
-Ide hebat berawal dari ide sederhana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar