Kamu penyuka tulisan? Suka baca? Belum lengkap dong,
kalau cuma jadi pembaca. Ayo, kita mulai dengan menulis. Menulis apapun, mari
kita tuangkan segala apa yang ada di benak dalam tulisan. Menyenangkan. Seperti
penuturan Bapak Pramoedya Ananta Toer, menulislah agar engkau tak hilang dari
bumi.
Menulis itu indah. Menulislah seperti berkomunikasi
secara verbal. Untuk menulis yang bagus dan menghasilkan karya yang menakjubkan
dan spektakuler, maka harus dimulai dengan banyak membaca. Aktivitas ini dapat
dijadikan hobi, hiburan, tempat curhat, mudah dan menyenangkan.
Menulis itu terbagi menjadi 2, yakni menulis bebas dan
menulis gaya jurnalistik. Pengertian menulis bebas adalah menulis sesuatu
berdasarkan apa yang kita pikirkan. Tema tulisannya adalah seputar pengalaman,
kejadian sehari-hari, imajinatif. Sebenarnya tulisan itu ada fiksi dan non
fiksi. Tulisan non fiksi akan mengajak para pembacanya untuk masuk dalam
imajinasi penulis. Jika bingung menulis, tulislah apa yang kita baca, seperti
yang saya tuliskan. Ini berawal dari pengalaman hari ini mendengarkan dan
menyimak pelatihan penulisan oleh Ibu Firdaniaty.
Lalu, kira-kira apa yang bisa kita tulis? (Stephen
King –on writting)
-Tulislah apa yang kau ketahui, apa saja, sepanjang
kau jujur
-Tulislah apa yang kau sukai, tambahkan aspek
kehidupan, sehingga menjadi karya unik yang dikemas dengan pengetahuan pribadi
-Orang suka membaca tulisan yang hubungannya dengan
pekerjaan, ex : profesi
Lalu bagaimana ya cara melatih menulis bebas? (Peter
Elbow)
-Cara paling efektifnya adalah dengan menulis bebas
secara berkala. Paling tidak 3 kali seminggu, lebih baik setiap hari
-Latihan seperti ini disebut dengan “menulis otomatis”
atau “mengoceh”. Menulislah selama 10 menit, 15 menit, 20 menit…sekian menit,
dan jangan berhenti demi apapun.
-Menulis dengan cepat, lupakan membaca ulang,
mencoret, mengeja tulisan sebelumnya, mengalirlah dalam menulis, tuangkan
segala ide dalam pikiran lebih dulu, mengalir semua yang terlintas. Ini adalah
step dasar sebelum menjadi seorang penulis “advance”
-Paling mudah adalah tuliskan apa yang ada dalam
pikiran, berlatihlah awal dengan menulis 10 menit dulu, intinya JANGAN BERHENTI
MENULIS. Semangat :-)
Tulisan yang sederhanapun, dapat dinikmati pembaca
asalkan ditulis dengan mengalir. Tulisan yang mengalir dengan bertutur akan
menyentuh hati. Lalu bagaimana cara memunculkan ide kreatif ? Ingat :
-Ide itu datang kapanpun dan dimanapun
-Sebenarnya ide itu sudah ada, tinggal tangkap dan
temukan
-Ide bisa sama, tapi gunakan pendekatan berbeda
-Ide hebat berawal dari ide sederhana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar